September 02, 2012

Menyeberangi Jurang

picture from www.environmentlanka.com 


Ketika survival ada berbagai jenis medan yang harus dilalui, ada suatu ketika kita terpaksa untuk menuruni punggungan atau menyusuri  lembahan guna tetap dekat dengan sumber air.

Jika kita mengikuti  aliran air, kita dapat saja menjumpai semak yang terlalu lebat untuk dilalui, tebing yang tiada dapat di tebak betapa dalamnya dan berapa tebing curam yang telah siap menanti kita. Di sekitar sumber air pasti akan terdapat berbagai binatang hutan lain yang dapat kita konsumsi bahkan binatang yang siap mengincar kita dan menjadi ancaman mematikan bagi kelanjutan hidup kita.

Dalam sesi menyeberang jurang ini,  kita akan membahas mengenai bagaimana melewati jurang di antara dua dataran dengan tinggi yang hampi sama. Di mana lokasi A adalah tempat kita berdiri saat ini, dan lokasi B adalah tujuan kita selanjutnya.

Di antara lokasi A dan B, menganga sebuah jurang yang akan memakan waktu beberapa jam untuk dilalui. menuruni dan menaiki jurang tersebut adalah tidak mungkin, karena sesuatu yang membuat kita tidak mungkin untuk melaluinya. Seperti kurangnya peralatan, merupakan sarang babi hutan, medan yang terlalu terjal, atau air yang terlalu dingin.

Saat ini kita adalah seorang survivor yang telah kekurangan air, tenaga dan kehabisan bahan makanan.  Sehingga kita harus pandai-pandai memperkirakan, memanfaatkan sebaik-baiknya setiap detail dari segala hal dan berkonsentrasi pada apa yang ada di sekitar kita.


Bagaimana Menyeberangi Jurang? Berikut...

Langkah pertama
mencari pohon dengan dua batang utama, lurus dengan panjang batang hampir sama di sekitar bibir tebing, pastikan merupakan pohon berakar serabut, sehingga akarnya tidak terlalu dalam menancap pada tanah dan memiliki tinggi lebih dibandingkan jarak antara lokasi A dan lokasi B. Pastikan pohon tersebut berdiri pada tanah yang gembur tetapi tidak mudah longsor.

Misal: jarak lokasi A dan lokasi B adalah 7 meter maka anda mencari pohon lebih  tinggi dari 9 meter. Perli diingat bahwa kekuatan batang dengan cabang dan ranting adalah berbeda. Begitu pula jenis pohonnya.

Langkah kedua
mencari batang sedang untuk di potong-potong (akan digunakan sebagai anak tangga) dengan panjang yang sesuai antara kedua batang pohon yang akan anda gunakan.
Siapkan pula tali anda untuk mengikat anak-anak tangga ini nantinya, jika anda tidak memiliki tali maka anda perlu segera mencari/buatlah tali yang kuat dari kulit pohon atau akar.

Langkah ketiga
Carilah batang pohon yang dipotong tinggi dengan ujung berbentuk huruf “Y” seperti kayu ketapel/penangkap ular(batang ini berfungsi untuk mendorong batang pohon untuk menyeberang ke arah yang diinginkan, sehingga tidak akan salah arah ketika pohon anda tumbang nantinya.)

Menggunakan 2  jenis batang seperti ini adalah lebih baik untuk memastikan tepat arah tumbangnya pohon anda nanti (salah arah tumbang dapat saja malah membuat anda masuk jurang!)

Cara menggunakannya adalah mendorongkan cabang bentuk Y kepada pohon anda ke arah lokasi B. Dan menancapkan batangnya pada tanah di lokasi A supaya tidak bergeser.

Langkah keempat
Mulailah dengan mengikat satu persatu batang-batang yang telah anda potong-potong tersebut menyerupai anak tangga. Mulai dari pangkal pohon, sambil naik anda sambil mengikatkan anak tangga selanjutnya hingga ke posisi yang cukup untuk nanti menyeberang. (Jika tinggi 8 meter anak tangga akan membuat anda sampai pada lokasi B, maka buatlah lebih tinggi dari itu, perkirakan dengan tepat.)

Langkah kelima
Anda sekarang telah berada pada anak tangga bagian paling atas, tangan anda memegang kuat batang pohon anda untuk menyeberang, sekarang yang anda lakukan adalah menggoyangkan pohon anda sekuat-kuatnya ke arah lokasi B berada, terus goyangkan dengan kuat, terus goyangkan hingga pohon itu roboh.

Setelah pohon tersebut roboh maka anda akan segera berada pada lokasi B dengan cepat.

Cara menyeberang seperti ini akan sangat membantu anda menghemat tenaga dan waktu. Dalam survival tenaga, waktu dan kecepatan adalah bagian dari keberlanjutan hidup anda.

Ini merupakan cara penyebarangan efektif dan berbahaya, gunakan sebagai pilihan terakhir. Jangan menggunakan/mencoba cara ini jika masih ada cara lebih baik dan lebih aman, karena robohnya pohon pada tempat yang salah dapat mengakhiri hidup anda.