Juni 03, 2013

Jebakan 6

Kemampuan membuat jebakan merupakan penentu antara lapar dan kenyang ataupun antara hidup dan mati dalam situasi survival. Berbagai macam jebakan dibuat dengan banyak jenis, dari jebakan lubang,  jebakan gantung, jebakan penjepit hingga jebakan tindih. Berbagai bahan baik alami maupun buatan dapat digunakan untuk membuat jebakan, tergantung dengan ketersediaan bahan dan hewan buruan. Hewan yang biasa diburu dapat berupa seekor burung, mamalia, reptile atau pun ikan.

Dalam materi membuat jebakan, ragawana akan menyuguhkan 10 jebakan yang semoga bermanfaat. Judul yang akan digunakan adalah Jebakan 1 hingga jebakan 10.

Untuk jebakan 6, kita akan mengupas mengenai jebakan yang bisa dikenal “Jebakan tikus”, Jebakan jenis ini dibuat sensitive dan efektif dengan cara menjepit kaki sasaran agar tidak kabur, tetap hidup dan untuk selajutnya dikonsumsi. tetapi jika buruan anda bertubuh kecil. maka buruan akan berakhir dalam kematiannya.

Dalam membuat jebakan 6, bahan yang diperlukan adalah dahan sebuah jebakan tikus dan tali. selalu ingatlah bahwa dalam membuat jebakan disesuaikan dengan keadaan sekitar, yaitu mengenai ketersediaan bahan. Penentu selanjutnya adalah ukuran target buruan dan tenaga serta waktu membuatnya. Tentu saja jenis jebakan, ketersediaan bahan dan tenaga akan mempengaruhi waktu anda.


Dalam membuat jebakan hidup ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu cara menempatkannya.

Tali: anda perlu tali untuk mengikat jebakan tikus anda, ikat dan hubungkanlah dengan sebuah pohon agar buruan yang berukuran besar tidak mampu lolos dan membawa pergi jebakan anda. gunakan tali dengan bahan logam akan menghindari gigitan yang dapat memutuskannya.

Kamuflase:  Taburkan beberapa daun kering di atas tali dan di atas jebakan anda, untuk menghindari kecurigaan.

Umpan: Untuk umpan anda dapat menyebarkannya di arean jebakan jika buruan anda adalah binatang yang lebih besar, jika buruan kecil anda dapat meletakkannya di atas pemicu.

Buruan: Ukuran binatang untuk jebakan ini, anda dapat men-target-kannya pada seekor tupai, musang, kelinci dan burung.

Tips: tempatkan pada jalur binatang atau pada area yang lebih tinggi dari area biasanya, karena binatang dengan ukuran kecil atau sedang biasa melihat lingkungan dari lokasi yang lebih tinggi.

  

Jebakan 5

Kemampuan membuat jebakan merupakan penentu antara lapar dan kenyang ataupun antara hidup dan mati dalam situasi survival. Berbagai macam jebakan dibuat dengan banyak jenis, dari jebakan lubang,  jebakan gantung, jebakan penjepit hingga jebakan tindih. Berbagai bahan baik alami maupun buatan dapat digunakan untuk membuat jebakan, tergantung dengan ketersediaan bahan dan hewan buruan. Hewan yang biasa diburu dapat berupa seekor burung, mamalia, reptile atau pun ikan.

Dalam materi membuat jebakan, ragawana akan menyuguhkan 10 jebakan yang semoga bermanfaat. Judul yang akan digunakan adalah Jebakan 1 hingga jebakan 10.

Untuk jebakan 5, kita akan mengupas mengenai jebakan yang bisa dikenal “Jebakan hidup kurungan”, Jebakan jenis ini dibuat sensitive dan efektif dengan cara menjatuhkan suatu benda guna menghindari  sasaran kabur, tetap hidup dan untuk selajutnya dikonsumsi.


Dalam membuat jebakan 5, bahan yang diperlukan adalah dahan pohon, pisau dan tali. Ranting kayu diperlukan untuk membuat figure sebagai pemicu, pisau digunakan untuk membuat struktur  fugure yang sistematis, sedangkan untuk mengurung buruan anda akan memerlukan beberapa batang kayu yang harus anda rangkau untuk membuat teralis dengan tali untuk mengikatnya. Ukuran dalam membuat jebakan hidup ini disesuaikan dengan keadaan sekitar, yaitu mengenai ketersediaan bahan. Penentu selanjutnya adalah ukuran target buruan dan tenaga serta waktu membuatnya. Tentu saja ketersediaan bahan dan tenaga akan mempengaruhi waktu anda.

Dalam membuat jebakan hidup ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu cara membangunnya. 


Penjelasan:

Struktur: dahan pohon cukup untuk membuatnya.

Pemicu: Langkah pertama adalah untuk mendapatkan 2 stuktur yang sesuai gambar “kuning dan biru” adalah dengan memotong di bawah percabangan dahan, potong untuk mendapatkan bentuk yang sesuai. Buatlah 2 dengan panjang  yang berbeda, buatlah 2 pada ranting seperti gambar di atas dengan panjang yang sesuai dan buatlah tukik pada setiap ujungnya sebagai kuncian pemicu. Untuk ketepatannya anda perlu melakukan simulasi.

Pasak: Langkah selanjutnya adalah membuat pasak. 1 buah pasak dengan figur “Y” dan 2 pasak biasa. sesuaikan dengan ukuran, untuk ketepatannya anda perlu melakukan simulasi.

Batang horisontal: sebuah batang akan anda perlukan dengan posisi horisontal dengan warna orange, berfungsi untuk menopang tarikan pemicu ketika ditindih,

Kurungan: perhatikan baik-baik struktur yang harus dibuat, struktur ini akan berfungsi mengurung buruan agar tidak lolos, anda harus merangkainya dari bawah untuk membuat proses yang lebih mudah. Untuk ketepatannya anda perlu melakukan simulasi.

Umpan: Penempatan umpan utama adalah di dalam kurungan, dan beberapa taburkan di luar jebakan.

Buruan: Jebakan jenis ini akan akan efektif jika anda buat dengan ukuran sedang, target yang dianjurkan adalah ayam, burung. Jebakan ini tidak akan efektif terhadap binatang yang mampu menggali tanah ataupun binatang yang bertenaga lebih.

Tips : Buatlah kurungan yang kuat, perhatikan baik-baik jarak antara setiap batang, ikat dengan kuat dan menggunakan kayu yang kuat adalah keputusan yang baik. Waktu yang anda perlukan untuk membuat jebakan jenis ini akan cukup lama.